Sukses tiada lain adalah tercapainya apa yang kita inginkan. Jika ingin sukses besar maka kita harus memiliki keinginan besar. Lalu, apa keinginan besar Anda? Jika Anda masih bingung menjawabnya, mengapa Anda masih berharap sukses besar?
 
Keterampilan yang dimiliki masyarakat PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Friday, 25 April 2008

Adapun masyarakat Mojosongo memiliki keterampilan, antara lain :

·        Membuat sangkar burung. Jumlah Masyarakat Mojosongo yang memiliki keterampilan membuat sangkar burung memang dominan di daerah ini sehingga tidak heran jika Mojosongo terkenal sebagai sentra usaha sangkar burung. Hampir di setiap Rt ataupun Rw nya terdapat usaha sangkar burung.

·        Membuat tahu-tempe. Jumlah Masyarakat Mojosongo yang memiliki keterampilan membuat tahu-tempe juga cukup dominan di daerah ini sehingga tidak heran jika Mojosongo juga terkenal sebagai sentra usaha tahu-tempe. Dari kesemua RW di Mojosongo, RW 3 lah yang masyarakatnya paling banyak menjadi pengusaha tahu-tempe.

·        Sablon. Sebagian masyarakat Mojosongo juga ada yang memiliki keterampilan sebagai penyablon. Ketrempilan ini diasah dengan berbagai pelatihan dari pemerintah agar dapat berkembang.

·        Puffing. Masyarakat Mojosongo juga ada yang memiliki ketrampilan puffing yaitu membuat batu bata dari semen dan pasir. Keterapilan ini didukung oleh pemerintah dengan memberikan mesin kepada pengrajin puffing.

·        Menjahit pakaian. Sebagian masyarakat Mojosongo juga ada yang memiliki keterampilan jahit menjahit yang mengahsilkan keuntungan. Keterampilan ini didukung dengan adanya pelatihan jahit menjahit secara gratis baik dari pemerintah maupun LSM.

·        Selain keterampilan di atas, masih banyak ketrampilan yang dimiliki oleh masyarakat Mojosongo

Disamping keberhasilan pembangunan perekonomian kelurahan, Mojosongo juga mengalami perkembangan dalam bidang keamanan dan ketertiban. Hal ini dapat dilihat dari minimnya kriminalitas di Mojosongo, dari tahun ke tahun hanya ada 2 orang yang suka berjudi, siskamling, kelompok ronda, dan hansip di setiap RT /RW pun selalu ada untuk mengayomi masyarakat.Dalam hal pemerintahan, aparatur Mojosongo dapat pula mengelola kelurahan. Kelurahan melayani masyarakat, dengan APBD Rp 658.000.000,- dan belanja pembangunan sebesar Rp 607.794.000,00. Sisi keuangan, akuntabilitas, dan administrasi juga terkelola dengan baik karena kontrol dari pengawas lebih ketat. Dan yang tidak kalah penting, masyarakat juga membutuhkan lembaga kemasyarakatan yang bisa menampung ide, dan gagasannya. Dalam hal ini Mojosongo juga mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari keberadaan dan aktivitas lembaga kemasyarakatan seperti PKK, LPMK, Karang Taruna, dan lain-lain. Kancah perpolitikan di Mojosongo pun cukup dinamis dengan adanya 17 partai pada tahun 2006, dan 20 partai. Hal ini membuat kondisi masyarakat Mojosongo menjadi lebih dinamis lagi sehingga masyarakat bisa lebih peka lagi terhadap permasalahan sekarang

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 25 April 2008 )
 
Berikutnya >