Saat kita berusaha meraih sesuatu kemudian kita tidak bisa meraihnya adalah sebuah kegagalan. Saya tidak mengatakan keberhasilan yang tertunda. Tetapi dibalik kegagalan tersebut ada keberhasilan lain, yaitu kita mengetahui cara meraih sesuatu yang salah, sehingga kita tidak akan mengulang cara tersebut.
 
Perekonomian masyarakat PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Friday, 25 April 2008
Perekonomian masyarakat Mojosongo terdiri dari dua daerah yaitu daerah surplus (RW 27, 5,4,3,9,1 ) dan daerah minus ( RW 30, utara Ring Road). Masyarakat pada RW 27, 5,4,3,9,1 tersebut rata-rata di daerah tersebut sebagian besar bermatapencaharian sebagai karyawan kantor dan pengusaha kerajinan sangkar burung, tahu-tempe, dan usaha lainnya yang cukup untuk menopang biaya hidup meski usaha tersebut terkadang bersifat musiman, tetapi juga terkadang stabil. Yang jelas, Mojosongo terkenal sebagai sentra usaha sangkar burung dan tahu-tempe, dan dari sinilah masyarakat Mojosongo dapat mengembangkan potensi ekonominya. Sedangkan masyarakat pada RW 30, utara Ring Road kebanyakan bermatapencaharian sebagai pemulung sembari memelihari sapi. Namun, dengan memelihara sapi, masyarakat dapat menopang kebutuhan hidupnya. Dengan demikian, masyarakat Mojosongo secara keseluruhan tetap dapat memenuhi kewajibannya membayar pajak kepada pemerintahan Mojosongo. Dalam ekonomi masyarakat, Mojosongo juga mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari angka pengangguran yang semakin berkurang hingga tahun 2007, banyak asset yang dimiliki oleh masyarakat Mojosongo, jumlah keluarga sejahtera plus pun selalu paling besar, meski rata-rata angkanya menurun dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan masyarakat Mojosongo sudah baik.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >